Buku ini tidak hanya merekam pergulatan pemikiran antara dua generasi, tetapi juga antara dua pemikir yang memiliki paradigma yang berbeda dalam memandang relasi antara Moralitas, Agama dan Perempuan. Nawal Al-Sadawi adalah sosok pemikir kritis yang mewakili pandangan feminis dengan alur berfikir Marxian, Nawal menjadikan feminisme sebagai paradigma berfikir untuk mengkritisi apa pun, termasuk …
Masa kecil bahagia, muda hura-hura, dewasa kaya raya, tua bahagia, mati masuk surga. Itulah keinginan manusia pada umumnya, mau untung terus, serba enak terus, serba bahagia terus. Seorang pegawai berharap dapat bekerja dengan nyaman, gaji memadai, tunjangan yang cukup, karier cemerlang, atasan yang baik, mitra kerja yang bersahabat, lingkungan kerja yang positif, masa pensiun yang terjamin.